Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Novel ini mengisahkan Zainuddin, pemuda keturunan Minangkabau dan Bugis, yang menghadapi diskriminasi adat ketika kembali ke tanah leluhurnya. Kisah cintanya dengan Hayati terhalang oleh perbedaan status sosial dan adat yang berlaku. Melalui cerita ini, Hamka mengangkat kritik terhadap adat yang membatasi kebebasan individu, sekaligus menyampaikan nilai-nilai tentang cinta, pengorbanan, dan kemanusiaan. Novel ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1938 dan menjadi salah satu karya klasik sastra Indonesia.
Ketersediaan
| SMA-0726016 | 899 HAM t | Perpustakaan SMA (800) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
899 HAM t
|
| Penerbit | Gema Insani : Jakarta., 2017 |
| Deskripsi Fisik |
268 halaman ; 21 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-602-250-416-0
|
| Klasifikasi |
899
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Hamka
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






